All Terrain Off Road

Anda ingin tampil beda dengan mobil bergaya seperti mobil khusus off road alias
All Terrain Off Road (ALTO)? Gampang. Pada dasarnya, semua mobil berpenggerak empat
roda bisa dimodifikasi bergaya ala ALTO.

Karena pada dasarnya pengertian ALTO adalah meninggikan kaki-kaki mobil sehingga
bodi mobil terangkat dan ground clearance juga tinggi.

Ada beberapa jenis kendaraan off road.
Pertama, kendaraan off road show and shine
yaitu kendaraan bergaya off road tetapi hanya untuk pajangan atau tampilan semata.
Kendaraan ini hanya cocok untuk jalan-jalan di dalam kota.
Kedua, kendaraan off road untuk medan petualangan ringan.
Ketiga, untuk medan berat.
Keempat, kendaraan untuk  rock crawling, dan
kelima untuk racing off road.

Kendaraan bergaya ALTo yang kita bahas ini adalah, kendaraan off road untuk 
medan off road ringan. Pasalnya, kendaraan ini selain cocok di kota juga sesuai untuk
 kondisi jalanan di pedesaan atau pegunungan di saat pemilik ingin melepas kepenatan
 dan berkreasi ke luar kota.

Lantas langkah apa saja yang harus diperhatikan dan dilakukan pemilik mobil yang
ingin mendandani mobilnya bergaya mobil off road itu?


    Berikut Sweetcorn tech berbagi tips:
1. Pastikan chassis bukan monoqoque

Mobil yang bisa dimodifikasi bergaya off road adalah mobil yang bodinya bisa dipisah
dengan rangka atau chassis. Bukan menyatu antara chassis dan bodi (monoqoque).
Pasalnya, untuk meninggikan ground clearance yaitu jarak antara bodi mobil dengan
permukaan tanah, bodi harus diangkat (bodi lift).
Cara yang lazim digunakan adalah memberi ganjal antara badan mobil (bodi) dengan chassis.

2. Perhatikan kaki-kaki, per, serta pelek

Pada bagian kaki-kaki tentu harus disesuaikan. Namun untuk meninggikan suspensi
(suspension lift) tidak mutlak. Hal itu tergantung ukuran ban yang digunakan.
Biasanya ban bawaan dari pabrik untuk mobil berpenggerak 4x4 adalah 29 inci.

Upayakan memilih ban yang lebih besar. Namun, satu hal yang patut diingat adalah,
penambahan ukuran ban itu jangan melebihi 3 inci. Setelah ban terpasang, lakukan
pengujian apakah saat setir mobil dibelokkan ban menyangkut di spakboard. Bila hal
itu terjadi, maka peninggian suspensi diperlukan.

Saat meninggikan suspensi, shock absorber juga harus diganti. Shock tersebut banyak
sekali tersedia di toko-toko komponen dan suku cadang mobil.

Namun, mobil yang suspensinya ditinggikan akan limbung kala dikendarai terutama
di saat melibas jalanan bebatuan atau berlubang. Oleh karena itu gunakan perangkat
suspensi yang berkarakter keras.

Begitu pula, sesuaikan beberapa komponen kaki-kaki , per, serta pelek dengan ketinggian
dan karakter suspensi, serta ukuran ban.

Untuk ban gunakan ban yang memiliki karakter sesuai untuk lintasan berlumpur. Saat ini
banyak sekali jenis ban seperti itu, diantaranya Mud Terrain, Super Swamper , Jeep Service,
atau Extra Grip dan lain-lain. Mereknya pun bermacam-macam.


3. Amankan kabel dan lubang udara

Sebagai langkah antisipasi agar anda tidak mendapatkan masalah kala membawa mobil anda
melibas jalan berair, seperti sungai atau kubangan maka pastikan lubang saluran air atau
udara (air intake) di mesin harus dibuat lebih tinggi.

Anda bisa menggunakan sambungan dari bahan logam dengan ukuran tinggi dan diarahkan
ke atas menyerupai cerobong atau selang dari bahan kuat (seperti selang radiator).
Hal itu dimaksudkan untuk menghindari air masuk ke ruang bakar mesin.

Jangan lupa untuk membungkus kabel kelistrikan dengan isolasi yang kuat dan rapat.
Hal ini untuk mengantipasi kabel terkena air sehingga menimbulkan sambungan arus pendek
yang mengakibatkan sistem kelistrikan mobil.

Selain itu tutup dengan seal tutup karburator (bila mobil masih menggunakan karburator),
begitu pula dengan filter udara, tutup distributor dank oil. Ikat kabel busi dengan
tierap agar tak mudah lepas.

Untuk kipas radiator gunakan viscous coupling. Hal itu untuk mencegah kipas tertahan
oleh air kala mobil melibas jalan berair seperti sungai atau kubangan. Air yang diterjang
pun tak akan muncrat kemana-mana.


4. Tak ada ubahan di bodi dan mesin

Satu hal yang perlu digarisbawahi, anda tak perlu melakukan ubahan pada mesin atau bodi
bila tipe modifikasi yang anda pilih adalah ALTO untuk medan off road ringan.

Tenaga mesin dari pabrikan tentu sudah disesuaikan dengan karakter medan itu. Terlebih
bila mobil anda adalah SUV 4x4.

5. Sesuaikan tambahan aksesoris

Bila anda menginginkan kesan off road yang lebih kental, maka tidak ada salahnya menggunakan
aksesoris tambahan. Diantaranya, wings, rack atas (roof rack), over fender, dan lain-lain.

Hanya, sesuaikan aksesoris tersebut dengan kegunaan, kebutuhan, jenis dan peruntukkan mobil,
serta biaya yang harus anda keluarkan.

Sementara ihwal biaya modifikasi yang harus dikeluarkan, Wempi menyebut bervariasi. Selain
tergantung banyak sedikitnya bagian yang diubah sesuai dengan fungsi mobil atau modifikasi
show and shine hingga ekstrim.  “Termasuk juga ongkos jasa modifikasi,” kata dia.

Namun, sekadar ancar-ancar untuk ongkos jasa peninggian suspensi  dan peninggian bodi sekitar
Rp 5 – 5,3 juta. Ongkos tersebut belum termasuk pasang aksesoris, merapikan mesin dan kabel
sistem kelistrikan.


Kalau Mas Bro ada yang mau coba bangun mobil All Terrain Off Road (ALTO)untuk balapan.
Ada 1 bengkel yang sudah ahli banget. Nama bengkelnya Sweetcorn Tech Divisi
bengkel mobil di Bekasi.
Di situ bisa bangun mobil off-road yang akan siap balap.



Sweetcorn Tech
Divisi Bengkel Mobil
Silahkan hubungi Marketing Kami :

Richard Fransiskus
Telp/ Sms : 081315745715
Email : fransiskus.richard@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar